Tips Menyimpan Telur Agar Tidak Cepat Busuk

Telur bisa dibilang adalah kebutuhan pangan sehari-hari, karena hampir setiap hari kita membutuhkan telur untuk mengolah berbagai makanan dan kue. Dan banyak dari kita yang terbiasa dengan membeli telur dalam jumlah cukup banyak untuk persediaan di rumah.

Untuk kebutuhan membuat kue dan agar kue bisa disimpan lebih lama, dibutuhkan telur segar. Telur untuk membuat kue sebaiknya berusia maksimal 5-7 hari. Bila telur yang digunakan berusia lebih dari 7 hari, akan berpengaruh pada ketahanan kue tersebut dan tidak berefek langsung pada rasa kue.

Cara Menyimpan Telur Yang Benar

Bila disimpan dengan benar, telur yang berusia lebih dari 7 hari pun sebenarnya masih layak untuk dikonsumsi. Lalu bagaimana cara penyimpanan telur yang benar agar kesegaran telur bisa bertahan lebih lama?

Tips Lainnya :   12 Cara Menghilangkan Bau Daging Kambing

1. Apakah Perlu Mencuci Telur yang Baru Dibeli?

Telur yang kita beli sering kali berbeda-beda kondisi kebersihannya. Telur yang sudah dikemas dalam kemasan, biasanya sudah dalam keadaan yang bersih karena memang sudah dibersihkan dari tempat pengemasannya. Namun bila kita membeli telur curah atau kiloan, maka kebersihan telur tersebut biasanya tidak bisa kita terlalu percaya.

Untuk kondisi telur yang seperti ini, sebaiknya kita membersihkan telur sebelum disimpan. Namun hati-hati dalam membersihkan telur, bila kita terlalu berlebihan dalam membersihkannya, kita malah bisa menyebabkan bakteri yang ada di kulit telur terebut masuk ke dalam telur. Kulit cangkang telur ini juga memiliki lapisan pelindung untuk mencegah bakteri masuk ke dalam telur. Mencuci telur dengan air dan lalu menggosoknya aar bersih malah bisa menyebabkan lapisan pelindung di kulit telur ini menjadi rusak dan akibatnya bakteri malah leluasa masuk ke dalam telur.

Tips Lainnya :   Cara Mengusir Ulat dari Brokoli

2. Cara Membersihkan Telur

Lalu bagaimana seharusnya kita membersihkan telur yang terlihat kotor ini?

Kalau telur yang terlihat kotor ini hendak disimpan, maka gunakan spons lembut atau kain yang dilembabkan untuk mengelap bagian telur yang kotor. Lalu pastikan juga untuk mengeringkan kulit telur yang lembab ini.

Untuk menghambat bakteri salmonella berkembang lebih lanjut di permukaan kulit telur, maka simpanlah telur dalam kulkas bersuhu 4 C karena suhu dingin dapat menghambat perkembangan bakteri salmonella.

Tips Lainnya :   Yuk Buat Stok Aneka Kaldu Beku Di Rumah

Cara Menghindari Bahaya Bakteri Salmonella pada Telur

1. Masaklah telur sampai matang.

Jangan mengambil resiko mengonsumsi telur mentah atau setengah matang, bila kamu tidak bisa memastikan kesegarannya dan kebersihannya. Telur-telur yang dibeli dalam kondisi kurang bersih, sebaiknya diperuntukkan kebutuhan memasak yang akan membuat telur ini diolah dengan menggunakan panas yang tinggi, misalnya digoreng atau direbus sampai matang.

2. Cuci tangan setelah menyentuh telur.

Setelah menyentuh telur, segera cuci tangan dengan menggunakan sabun dan air. Tidak hanya tangan, peralatan yang digunakan pun harus dicuci bersih sebelum digunakan untuk mengolah makanan lainnya.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Tips Lainnya