Mengolah Ikan Asin Agar Tidak Terlalu Asin

Ilustrasi Ikan Asin | Img:freeimages.com

asin adalah salah satu makanan favorit banyak orang di Indonesia. Hmm yummy. Meski tentu, saat kita berbicara tentang kandungan gizi ikan asin, kita menyadari kandungan gizi ikan asin sudah berkurang dibandingkan jika kita mengkonsumsi ikan segar. Selain itu, bagaimana jika kita rentan terhadap darah tinggi atau sedang diet, apa masih mungkin kita memakan asin yang memiliki kandungan yang tinggi. Bagaimana cara kita mengolah asin tidak asin agar kita bisa tetap menyantapnya? 🙂

Perlu kita pahami, asin yang merupakan makanan sederhana yang lezat ini tidak hanya hanya dikenal di negara Indonesia, tetapi dikenal juga di beberapa negara lain seperti Singapura, Thailand, dan Malaysia. Teman terbaik ikan asin yang paling populer adalah nasi hangat dan sambal terasi. Indonesia sebagai salah satu negara penghasil ikan terbesar di dunia jelas mempunyai keunggulan dalam memproduksi ikan asin ini.

Jadi, bagaimana cara kita mengurangi kadar asin dari asin agar kita semua tetap bisa menyantapnya. Ikuti langkah mudah berikut.

Pertama, Rendam asin dalam air beras selama minimal 3 jam.

Saat kita merendam dengan air beras inilah kadar dalam asin akan perlahan menghilang.

Kedua, Setelah 3 jam, tiriskan dan jemur ikan asin kembali sampai ia kering kembali. Setelah kering, ikan asin yang sudah tak asin lagi pun siap dimasak sesuai selera.

Hola, menarik bukan? Selamat mencoba Bunda 🙂

Cek Yang Ini:

You Might Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.