Cara Memilih dan Menyimpan Wortel

Saat ini di pasaran terdapat dua jenis , yaitu lokal dan impor. Baik lokal dan impor sama baiknya. Hanya saja impor  lebih besar, tebal dan warnanya oranye menyolok.

Wortel impor juga memiliki kandungan air yang lebih banyak sehingga seringkali digunakan untuk membuat juice wortel.

Pilihlah wortel yang lurus, mulus dan muda. Perhatikan bagian pangkal batangnya. Jika lebar dan agak kehijauan maka itu tandanya wortel sudah menua. Biasanya bagian tengahnya keras dan warnanya memucat. Pilihlah yang lingkaran batangnya kecil sebagai tanda wortel cukup muda, rasanya juga akan lebih manis dibanding wortel yang sudah tua. Bila dibersihkan bagian wortel yang masih muda ini yang terbuang akan lebih sedikit.

Periksa tekstur wortel. Jika wortel lembek dan mudah dibengkokkan, berarti wortel tersebut tidak segar. Hindari juga memilih wortel yang sudah terlihat retak.

Kalau bisa, sebaiknya memilih wortel organik. Apalagi bila Anda sering membuat juice wortel dari wortel yang mentah. Cuci bersih di bawah air mengalir sebelum mengolah wortel.

Simpanlah wortel di tempat sejuk dan dingin agak tidak cepat busuk atau rusak. Bila disimpan di dalam rak sayuran dalam kulkas, sebaiknya wortel dibungkus plastik agar tidak lekas mengering.

Tips ini sudah dibaca 2189 kali