Tips Membuat Kebun Organik di Rumah

Seiring dengan kesadaran masyarakat untuk mulai mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan organik, tak heran kini para pun sudah mulai membuat kebun organik mini di belakang rumah. Sebenarnya apa dan bagaimana kebun organik itu?

Kebun organik sebenarnya mengarah kepada cara merawat kebun yang menghindari penggunaan bahan kimiawi baik sebagai pupuk maupun pembasmi tanaman (pestisida). Kesuksesan kebun organik bergantung pada penggunaan jenis tanaman yang tepat, kualitas tanah yang baik, dan lingkungan yang memungkinkan hewan memangsa hama tanaman yang merugikan secara alami.

1. Pengendalian Tanpa

Sebagian besar pekebun organik mengusir serangga dengan menggunakan semprotan air yang cukup kencang, menghalau dengan cara menutup tanaman menggunakan kain atau pagar, serta mencabut dengan tangannya daripada menggunakan herbisida atau pun pestisida.

Tips Lainnya :   Manfaat Ampas Kopi Untuk Tanaman di Pot

Cara lain untuk menjadikan kebun bebas adalah dengan mengumpulkan dan membuang daun-daun yang jatuh dan layu atau terkena jamur.

2. Menghidupkan Tanah dan Pembuatan Kompos

Selain pencegahan hama, mendaur ulang nutrisi tanah dengan membuat kompos juga merupakan langkah penting dalam merawat kebun organik. Pupuk sintetis terkadang memiliki kandungan garam atau bahan lainnya yang dapat mematikan mikroorganisma penting di dalam tanah. Sebaliknya kompos mampu untuk mengembalikan kandungan nutrisi dalam tanah yang diambil oleh akar tanaman.

Tips Lainnya :   Membuat Pestisida Organik dari Cabe Merah

Bila bahan-bahan kompos berubah bentuk menjadi remah-remah berwarna gelap, itu berarti kompos telah siap digunakan. Beberapa orang membuat “teh” kompos dengan merendam kompos yang sudah jadi di dalam air hangat, lalu menyaringnya untuk menghasilkan cairan penyubur. Cairan ini dapat digunakan untuk menyemprot dan sayuran. Hal penting lainnya adalah memerhatikan kekuatan tanaman. Tanaman yang sehat tak perlu terlalu sering diberi pupuk.

3. Konservasi Air

organik juga membutuhkan pemahaman akan pentingnya sumber daya alam, termasuk air dan tanah. Anda juga mungkin harus melakukan beberapa langkah konservasi, seperti menampung air hujan, mengurangi sampah yang dapat mencemari tanah dan memastikan hujan lebat tidak menyebabkan erosi di kebun organik Anda di rumah.

Tips Lainnya :   Proyek Pruning Adenium ala Amatiran

Selamat berkebun!

Cek Yang Ini:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: