Thursday, October 22#PakaiMasker #StayAtHome

Cara Menyimpan Beras Agar Tidak Berkutu

Sebagai makanan pokok, kita biasanya akan menyimpan persediaan beras di rumah. Mungkin beras akan habis dalam dua minggu atau sebulan. Tapi terkadang kita mesti menyimpan beras dalam jumlah yang cukup banyak dan memang tidak untuk dihabiskan dalam waktu satu bulan. Namun menyimpan beras terlalu lama akan menimbulkan masalah beras yang kutuan.

Bagaimana cara kita menyimpan beras agar bebas kutu?

Dan sebenarnya darimana asal itu ya?

Kutu beras dipercaya sudah ada di dalam beras dalam bentuk kutu atau telur kutu. Kalau kita yakin sekali beras yang kita beli tidak ada kutunya secara kasat mata, maka biasanya akan ada telur kutu yang menempel di dalam butiran beras yang tidak terlihat oleh kita. Telur kutu ini akan menetas dan menjadi kutu bila lingkungan penyimpanan beras mendukung. Yaitu berada di suhu yang tidak terlalu panas dan lembab. Kutu beras juga tidak tahan hidup di suhu yang sangat dingin, memasukkan beras ke dalam freezer bisa mematikan kutu beras.

Untuk mencegah kutu beranak pinak di dalam wadah beras kita, ada beberapa bahan yang bisa kita masukkan ke dalam wadah penyimpanan beras. Tujuan dari memasukkan bahan-bahan ini adalah membuat kutu merasa tidak nyaman dan berusaha meninggalkan beras kita.

Namun sebelum memasukkan bahan-bahan tersebut, ada beberapa pencegahan awal yang bisa kita lakukan untuk menyimpan beras agar tidak berkutu, yaitu memastikan wadah yang kita gunakan untuk menyimpan beras sudah bersih, kering dan tertutup rapat. Lalu sebaiknya tidak menyimpan wadah beras bersentuhan langsung dengan lantai, karena lantai yang dingin akan menyebabkan kutu merasa nyaman di dalam wadah beras yang juga akan menyerap dingin dari lantai.

Bahan-bahan yang bisa digunakan agar kita bisa menyimpan beras yang tidak berkutu adalah sebagai berikut:

1. Cabai Kering

Masukkan 1-3 buah cabai kering dalam wadah penyimpanan beras. Aroma cabai kering yang menyengat tidak disukai kutu.

2.

Masukkan bawang putih yang sudah dikupas ke dalam beras. Aroma khas bawang putih yang menyengat ini sangat tidak disukai oleh kutu beras.

Hanya sebagai catatan, meski menaruh bawang putih merupakan cara yang mudah dalam hal ini, tapi dia juga memiliki risiko sendiri. Faktor kelembapan dalam bawang putih bisa bercampur dengan beras. Karenanya, jika ingin menggunakan bawang putih, pastikan jangan terlalu lama menyimpannya di dalam beras.

3. Kayu manis

Beberapa batang kayu manis bisa kita masukkan untuk mengusir kutu. Aroma kayu manis juga tidak disukai kutu.

4. Daun jeruk purut dan daun jeruk nipis

Masukkan beberapa lembar daun jeruk purut ke dalam beras. Daun ini bisa diadukkan ke dalam beras. Cara ini lebih menyenangkan karena aroma jeruk purut dalam beras kita membuat beras jadi wangi juga.

5. Daun salam

Daun salam juga memberikan aroma wangi pada beras sekaligus mengusir kutu.

6. Daun pandan

Anda juga bisa mencoba memasukkan daun pandan ke dalam beras. Selain membantu mengusir kutu, aroma beras Anda juga akan sewangi beras Pandan Wangi.

7. Lada Hitam

Sebar lada hitam di bagian atas, tengah dan bawah wadah. Sebaiknya gunakan kantung kain kecil yang ada lubang-lubang kecil untuk menampung lada hitam agar tidak bercampur dengan beras.

8. Bubuk Kopi

Gunakan bubuk kopi bubuk segar yang belum diseduh dan sebaiknya bukan kopi instan. Masukkan ke dalam kantung plastik, ikat rapat. Lalu dengan jarum jahit, tusuk-tusuk plastik untuk membuat lubang agar aroma kopi bisa menguar keluar dari kemasan plastik.

Bila beras yang kita simpan sudah terlanjur berkutu, maka kita bisa menjemur beras tersebut di bawah panas matahari. Akan lebih cepat dan efektif bila saat menjemur beras, kita tempatkan di wadah logam seperti stainless steel atau aluminium yang dapat menghantarkan panas. Kutu akan berlarian mencari tempat berlindung yang lebih dingin. Tutup wadah dengan kain yang agak berbulu agar kutu berkumpul di kain tersebut. Ketika dirasa cukup, kain berkutu tinggal diangkat dan kutu bisa disingkirkan.

Last updated: 27 April 2020

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.