Cara Merawat Blender agar Tidak Cepat Rusak

adalah salah satu perlengkapan rumah tangga yang sangat bermanfaat dan multiguna. Penggunaan blender tak hanya untuk membuat jus buah dan smoothie. Blender juga bisa digunakan untuk menghaluskan bumbu dan bahkan untuk memeras santan. Untuk keperluan itu, beberapa blender sudah dilengkapi dengan saringan yang ditempatkan di dalam wadah/tabungnya untuk keperluan memeras santan ataupun memisahkan air jus dari ampas buah.

Banyak pekerjaan rumah tangga terutama di yang membutuhkan blender, karena itu penting untuk kita mengetahui bagaimana cara merawat agar tidak cepat rusak.

Mengingat bahan makanan yang dihancurkan oleh cukup beragam, mulai dari buah, sayur, kelapa dan bumbu yang beraroma kuat, penting diketahui cara merawat blender yang benar agar awet dipakai dan tidak berbau. Berikut adalah tips yang perlu kita ketahui dalam perawatan blender yang kita miliki.

Cara Memilih Yang Baik

1. Perhatikan jenis wadah dan pengatur kecepatan

Pilihlah dengan tombol pengatur kecepatan, wadah/tabung yang tembus pandang dan tidak mudah pecah. Wadah blender yang terbuat dari plastik memang lebih ringan, namun lebih mudah muncul baret-baret halus yang bisa menyimpan lemak dan aroma bahan yang diblender. Wadah dari kaca memang terasa lebih berat dan mudah pecah, tetapi wadah dari kaca lebih aman dan tidak mudah tergores.

2. Kapan kamu butuh Mill Grinder atau Penghalus Biji-bijian

Bila kamu bermaksud untuk untuk menghaluskan bahan biji-bijian atau bumbu kering, pastikan memilih yang ada tabung mill grindernya. Tabung mill grinder ukurannya lebih kecil dari tabung blender dan mempunyai mata pisau yang kuat untuk menghaluskan bumbu kering.

Tips Lainnya :   Bayar Tukang Borongan atau Harian? Apa Saja Yang Harus Dipertimbangkan?

Cara Menggunakan Blender Agar Tetap Awet

1. Blender jangan diisi terlalu penuh

Sebaiknya jangan mengisi tabung blender ataupun grinder lebih dari setengah kapasitas wadah. Karena bila tabung diisi melebihi setengah kapasitas akan membuat motor pemutar pisau blender bekerja keras. Akibatnya akan timbul panas pada mesin yang menimbulkan kerusakan pada motor blender. Khusus untuk blender, jika bahan sulit untuk menjadi halus, tambahkan sedikit air atau minyak (tergantung kebutuhan pada resep) supaya bahan makanan/bumbu segar mudah hancur.

2. Jangan menyalakan blender terlalu lama

Perhatikan instruksi masing-masing pada manual blender. Umumnya blender bisa dinyalakan mulai dari 10 menit – 30 menit tergantung merek blender. Bila Blender dibiarkan menyala terus-menerus melebihi aturan yang ditentukan di buku manualnya, mesinnya akan cepat panas dan menyebabkan blender cepat rusak. Sebaiknya potong-potong bahan makanan yang hendak dihaluskan agar proses penghalusan tidak terlalu lama.

3. Segera cuci bersih blender setelah digunakan

jangan mendiamkan tabung blender yang kotor terlalu lama. Caranya, kosongkan tabung blender, lalu isi dengan air hingga seperempatnya. Tekan tombol blender hingga air menyapu bersih bagian dasar dan pisaunya, lalu bilas di bawah air mengalir dengan sabun hingga bersih. Jangan mencuci bagian blender yang ada kabel listriknya karena akan membuat korsleting dan blender akan rusak. Cukup dibersihkan dengan cara di-lap dengan kain bersih.

Tips Lainnya :   Tanaman Renyah Pot Styrofoam

Keringkan blender dengan lap bersih hingga benar-benar kering supaya mata pisaunya tidak cepat berkarat dan simpan blender dengan tutupnya di tempat yang kering.

4. Cara menghilangkan pada tabung blender

Untuk menghindari pada tabung blender, masukkan potongan jeruk nipis dan air secukupnya lalu nyalakan motornya, kemudian bilas dengan air bersih. Cara lain, masukkan potongan roti tawar ke dalam wadah blender, proses sebentar dengan menyalakan blender dan hancurkan roti tersebut hingga roti menyerap bau di wadah blender. Lalu bilas dengan air hingga bersih dan keringkan dengan lap.

5. Cara menajamkan mata pisau blender

Untuk menjaga agar mata pisau blender (grinder) tetap tajam, masukkan garam sekitar 2 sendok makan pada blender tersebut, lalu nyalakan blender selama beberapa saat. Lakukan hal ini secara rutin setiap bulan sekali agar mata pisau blender anda tetap tajam.

6. Gunakan tombol Pulse untuk bahan makanan keras

Blender biasanya dilengkapi dengan tombol Pulse yang gunanya untuk membantu menghancurkan bahan-bahan keras terlebih dahulu sebelum mulai dihaluskan. Pulse ini bisa mengurangi beban motor blender dan menjaga mata blender tajam lebih lama.

7. Cara Aman Menggunakan Blender

7.1. Pastikan wadah blender sudah dipasang dengan rapat dan terkunci sebelum mulai menyalakan mesin blender. Beberapa merek blender dilengkapi dengan fitur pengamanan yaitu mesin tidak mau berputar kalau wadah blender belum dipasang dengan benar.

Tips Lainnya :   Menghilangkan Bunyi Derit Engsel Pintu

7.2. Jangan memegang dan menggunakan blender jika tangan kamu basah untuk menghindari resiko kesetrum listrik. Dan juga untuk menghindari tangan licin dan tergelincir saat memasang wadah pada mesin blender.

7.3. Jangan pernah mengutak-atik blender dan juga jangan membuka tutup blender ketika blender sedang bekerja.

7.4. Jangan pernah mencuci mesin blender. Bagian dari blender yang bisa dicuci hanyalah bagian tabung blender saja. Kalau bagian mesinnya terkena cipratan kotoran, bersihkan dengan kain lap lembab dan setelah itu keringkan dengan kain lap yang kering.

7.5. Jika blender rusak karena ada kondisi kabel putus atau kabel rusak, sebaiknya ganti kabel tersebut dengan kabel yang sama dari pabrik atau hubungi agen servis yang resmi.

Cek Yang Ini:

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.