Cara Memilih Ikan Koi Yang Sehat

Siapa yang tak terhibur melihat keelokan koi? Keindahan sisiknya memikat pecinta ikan hias di seluruh dunia. Selain dengan menikmati keindahan ikan koi, adanya dengan suara kecipak air merupakan cara ampuh untuk meredakan stress.

hias ini memiliki sifat menarik yaitu ikan Koi dapat mengenali orang yang memelihara mereka. Bila mereka merasa tidak nyaman dengan orang asing, ikan Koi menyatakannya dengan berenang di dasar kolam.

1. Merawat Koi membutuhkan ketelatenan agar ikan kesayangan tersebut selalu sehat. ikan Koi dimulai dari memilih ikan Koi di tempat penjualannya. Carilah penjual ikan Koi yang kolamnya terawat dengan baik. Air yang berbuih di dalam bisa jadi pertanda kolam tersebut kurang sehat dan ikan di dalamnya bisa jadi membawa penyakit.

2. Jangan sampai terkecoh membeli ikan Koi yang sakit. Ikan Koi yang tidak sehat cenderung berenang menyendiri di dasar dan terlihat lemas. Pilihlah ikan Koi dengan sisi berwarna cerah dan ikan Koi bergerak lincah. Ikan Koi yang sehat terlihat memiliki garis punggung yang lurus dan ketika meliuk, lengkungan tubuhnya terlihat wajar.

3. Ohya, dalam membeli ikan Koi, jangan lupa memperhitungkan luas yang dimiliki. Idealnya hanya ada 1-2 ekor ikan koi dalam 1 ton air. Kalau dipaksakan terlalu banyak ikan di dalam kolam, dapat membuat ikan koi lebih rentan terhadap penyakit.

4. Ikan koi yang baru Anda beli, jangan langsung dimasukkan ke dalam dan bercampur dengan ikan lainnya yang sudah ada. Koi yang baru dibeli biasanya mengalami stress karena perjalanan jauh dan ditempatkan dalam kantong dengan persediaan oksigen terbatas. Sebaiknya ikan koi baru ini dikarantina dulu selama dua minggu. Selain mengurangi stress, karantina juga mencegah ikan koi baru menularkan penyakit kepada ikan yang sudah ada.

Cek Yang Ini:

You Might Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.