Cara Memilih Tomat Segar Sesuai Kebutuhan

segar yang dijual di pasar sebenarnya terdiri dari beberapa bentuk. Ada yang bulat lonjong yang biasa disebut tomat gondol dan ada juga yang bentuknya bulat gendut. Jenis tomat yang lonjong biasanya memiliki lebih sedikit air tetapi dagingnya lebih tebal. Sedangkan jenis yang bulat gendut lebih banyak air dan bijinya.

Selain bentuk, kita juga bisa menemukan dengan dua warna, yakni warna merah dan hijau. Perbedaan warna ini menunjukan kandungan vitaminnya. Tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan vitamin A lima kali lebih banyak dibandingkan dengan tomat hijau. Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya.

Tips memilih agar lebih tahan disimpan lama

1. Kapan akan dikonsumsi

Apabila tidak segera dikonsumsi, pilihlah tomat yang belum begitu merah agar lebih tahan lama disimpan. Cara mudah mengamatinya adalah tomat akan memiliki semburat warna kuning atau hijau, belum terlihat merah merata.

Sementara bila ingin langsung dikonsumsi, pilihlah tomat yang masak pohon dengan warna merah mengilap merata dari ujung tangkai hingga ujung buahnya.

2. Tujuan konsumsi

Karena banyak jenisnya, pilihlah tomat sesuai penggunaannya. Misalnya apabila ingin membuat juice tomat, maka pilihlah tomat yang banyak airnya. Cara memilih tomat untuk juice adalah dengan cara memilih tomat yang beratnya sesuai dengan ukuran besarnya. Tomat yang beratnya seperti ini mengandung banyak air. Jangan memilih tomat yang terasa ringan saat dipegang, karena tomat tersebut sudah kehilangan kandungan airnya dan biasanya sudah tidak segar lagi. Contoh tomat yang sering dipakai untuk juice adalah Tomat Apel.

Untuk keperluan sayur-sayuran, pilihlah sayur atau tomat gondol. Tomat sayur ini yang paling banyak ada di pasaran. Bentuknya agak lonjong dan bila belum terlalu matang tomat ini akan terasa keras saat digenggam.

Untuk keperluan salad, biasanya digunakan jenis Cherry yang berukuran kecil. Tomat Cherry ada yang berwarna kuning. Tomat cherry yang berbentuk bulat biasanya terasa lebih manis dibandingkan tomat cherry yang berbentuk agak lonjong.

3. Perhatikan bentuk kulit tomat dan aromanya

Supaya tomat bisa disimpan lama, pilih tomat yang permukaan kulitnya halus dan kencang, tidak berlekuk-lekuk, atau retak. Jangan memilih tomat yang bonyok, tergores maupun kulitnya rusak karena tomatnya sudah pasti dalam kondisi yang tidak baik lagi. Selain itu pilihlah tomat yang selain berwarna merah dengan semburat kuning, juga terasa segar dan padat di tangan. Setelah itu cium aroma tomat, tomat yang sudah kurang segar akan memiliki aroma khas asam yang agak menyengat.

4. Tomat masih ada tangkai

Tomat yang masih ada tangkainya akan lebih segar dan tahan lama dibanding tomat yang sudah tidak bertangkai. Dan bila ingin disimpan agar tahan lama, jangan menyimpan tomat di dalam kulkas karena akan lebih cepat busuk. Lebih baik simpan tomat di suhu ruang dan alasi tomat dengan kertas untuk menyerap kelembaban.

Dan apabila tomat yang kamu beli ada yang sudah matang duluan, maka jangan disimpan berdekatan dengan tomat yang masih kuning segar. Pisahkan dan lebih baik segera dikonsumsi sebelum tomat menjadi semakin matang.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.