Author: Ferona Yulia

Blogger, Lazy Gardener, & Baking-Blues Baker
Yang Pernah Saya Tanam dan Gagal :)
Gardening

Yang Pernah Saya Tanam dan Gagal :)

Berkebun itu sama seperti membuat kue, dalam arti tidak selalu apa yang kita tanam akan berhasil hidup dan tumbuh sehat. Dalam membuat kue pun begitu, ada kalanya satu resep dicoba langsung jadi namun seringnya satu resep harus dicoba berkali-kali sampai akhirnya sukses. Namun ada kala juga satu resep sudah dicoba berkali-kali dan tetap saja gagal berkali-kali. Untuk berkebun, tanaman yang saya coba berkali-kali untuk dipelihara dan gagal adalah Mawar :D Entah mengapa, saya mungkin kurang berjodoh dengan mawar. Karena tiap menanam mawar, hasil akhirnya adalah si mawar selalu memutuskan untuk mati ... :(( Dua mawar di gambar di atas saya miliki di waktu yang berbeda, dan keduanya telah mati. Saya mencoba berbagai cara yang saya tahu secara otodidak termasuk menuruti nasehat pe...
Indahnya si Sirih Gading nan Tidak Rewel
Gardening

Indahnya si Sirih Gading nan Tidak Rewel

Pada dasarnya saya menyukai tanaman yang tidak menuntut perhatian ekstra ketat dalam hal perawatannya. Kalau perlu, perawatannya cukup menyiram saja, ... ... hmmm okelah tambah pupuk tiap sebulan sekali. Karena itu tanaman yang sangat mandiri dan independen sajalah yang akan bertahan hidup di taman saya yang mungil ini. Kalau ada tanaman yang minta perlakukan ekstra, wah biasanya sih tidak sanggup bertahan lama di taman saya. Salah satu tanaman tidak rewel yang terus eksis di taman saya adalah Sirih Gading. Sirih Gading ini adalah tanaman merambat yang bisa hidup di tanah mau pun di air. Kemampuan adaptasinya luar biasa. Daun Sirih Gading ada yang berwarna hijau muda cerah dan ada juga yang memiliki belang kuning diantara warna hijau daunnya. Daun yang tumbuh sehat akan terli...
Proyek Pruning Adenium ala Amatiran
Gardening

Proyek Pruning Adenium ala Amatiran

Selain berkebun sayur-mayur, saya juga menanam beberapa tanaman lainnya. Tanaman lain yang saya miliki umumnya adalah tanaman yang tidak memerlukan prosedur perawatan yang rumit. Seperti misalnya Adenium. Adenium adalah tanaman yang "tahan banting". Dan selain tahan banting, Adenium juga memiliki bunga yang cantik dengan warna yang sangat menceriakan taman saya yang sudah penuh dengan pot-pot sayur mayur berwarna hijau. Selain bunga yang cantik, Adenium juga memiliki bentuk batang dan bonggol yang tak kalah menariknya. Bonggol adenium ini juga buat para pehobi Adenium yang serius, seringkali dibentuk ulang menjadi bentuk yang luarrrrrbiasaaaa cakep! Sebenarnya saya bukan pehobi Adenium yang serius. Saya memilih Adenium ada di taman saya juga karena Adenium tak perlu dirawat k...
Buat Lubang Resapan Biopori, Cara Mudah Suburkan Tanah
Gardening

Buat Lubang Resapan Biopori, Cara Mudah Suburkan Tanah

Setelah proyek sumur resapan saya selesai, saya kembali memikirkan taman depan rumah saya yang tanahnya juga semakin memadat. Setiap kali hujan turun, terlihat air cepat sekali melintasi area taman yang memang agak tinggi dan jatuh ke parit. Taman saya sudah tidak mampu lagi menyerap air hujan. Selain itu karena padat, tentunya tak banyak juga tanaman yang bisa tumbuh subur di area taman. Saya pun mencoba cari solusi. Salah satu solusi yang tampaknya cukup murah dan mudah untuk dilakukan adalah dengan membuat Lubang Resapan Biopori. Lubang Resapan Biopori itu adalah lubang yang kita buat dengan cara melubangi tanah dengan tongkat bor biopori. Lubang yang akan dibuat kira-kira berdiamater 10cm (seukuran pipa paralon 4inch) dengan kedalaman minimal 1 meter. Permukaan Lubang biopori bisa d...
Berkebun Sayur di Lahan Sempit
Gardening

Berkebun Sayur di Lahan Sempit

Asal muasalnya adalah sewaktu saya menghadiri resepsi pernikahan seorang teman, seperti biasa tamu mendapatkan souvenir. Dan kali ini souvernirnya adalah botol kaca kecil yang dibungkus cantik. Penasaran saya perhatikan isi botol kecil tersebut, ada label bertulisan kecil "Kangkung" .... Ha? Kangkung? Buru-buru saya buka kantung berenda pembungkus botol kecil tersebut untuk melihat lebih jelas, dan ternyata souvenirnya adalah bibit sayuran, dilengkapi dengan print-an petunjuk penanaman dan perawatan bibit sayur tersebut. AWESOME !! ... Dan ketika resepsi hampir usai, saya pun menghampiri meja penerima tamu dan melihat masih cukup banyak souvenir bibit dalam kotak souvenir di atas meja. Tanpa malu-malu, saya meminta sisa bibit yang ada untuk saya bawa pulang. Karena penerima tamu-ny...
Pot Pembibitan dari Bekas Karton Telor
Green Living

Pot Pembibitan dari Bekas Karton Telor

Sebelum ditanam ke dalam pot, biasanya saya akan menanam bibit sayur atau tanaman lainnya di pot pembibitan yang berukuran kecil. Pot pembibitan memang dicari yang berukuran kecil supaya saya mudah memindah-mindahkan pot tersebut.Sebab kalau bibit tanaman langsung saya tanam di dalam pot yang sebenarnya, seringnya gagal tumbuh karena diterpa hujan dan panas matahari. Halaman rumah saya berukuran mungil sehingga tidak banyak tempat untuk menempatkan pot. Dengan pot pembibitan yang beurukuran kecil, saya bisa meletakkan dulu pot tersebut di carport sampai si bibit tumbuh dan cukup kuat untuk dipindahkan ke pot yang lebih besar. Dan juga karena saya berjualan kue, saya memiliki cukup banyak egg karton atau karton pembungkus telur seperti terlihat pada gambar. Tadinya egg carto...
Membuat Area Resapan Biopori di Taman Mungil
Gardening

Membuat Area Resapan Biopori di Taman Mungil

Membuat area resapan air saat ini sudah menjadi keharusan, terutama bila kita masih mengambil air tanah untuk kebutuhan sehar-hari. Namun bila pun kita sudah menggunakan air berbayar, tidak ada salahnya kita membuat sumur resapan atau lubang resapan biopori di rumah. Karena dengan cara yang sederhana ini, kita bisa membantu mengembalikan air ke dalam tanah dan menjaga kelestarian lingkungan. Cara membuat lubang resapan air di taman mungil yang paling sederhana adalah dengan membuat lubang resapan biopori. Lubang resapan biopori ini maksudnya adalah membuat lubang-lubang dengan diameter kecil di taman sehingga air bisa cepat diserap oleh tanah. Selain itu lubang biopori ini juga bisa diisi sampah organik yang akan membusuk secara alami menjadi pupuk kompos. Lubang resapan biopori ...
Green House Mini dari Bahan Bekas
Green Living

Green House Mini dari Bahan Bekas

Saat bibit sudah mulai berkecambah, tunas mungil dengan 3-5 helai daun bermunculan, saya pun mulai gelisah memikirkan mau dipindahkan kemana bibit yang sudah mulai berkembang ini. Kecepatan tumbuh bibit jauh lebih cepat dari pada kecepatan berkembang tanaman untuk mencapai masa panennya. Sementara karena saya melakukan pembibitan di bekas kotak telur, bibit yang sudah bertunas itu tidak bisa dibiarkan lama karena kotak telur itu akan melunak dan hancur. Selain masalah wadah, masalah lain yang tak kalah bikin saya jengkel adalah serangan hewan-hewan kecil terhadap tunas-tunas yang masih muda ini. Hewan-hewan kecil itu memakan tunas yang baru tumbuh sehingga ludes total. Gimana saya gak jadinya geregetan?? Saya memang memiliki Kelambu Tanaman atau mini Green House seperti yang ada ...
Manfaatkan Bahan Bekas untuk Menanam Sayur
Gardening, Green Living

Manfaatkan Bahan Bekas untuk Menanam Sayur

Memiliki kebun sayur sendiri di rumah rasanya menyenangkan sekali, karena sudah dipastikan sayuran yang kita petik langsung dari kebun adalah sayuran yang segar. Apalagi kalau kita melakukan bercocok tanam organik. Wuah tomat dipetik dari pohonnya pun bisa langsung dimakan tanpa kuatir ada pestisida yang melekat di permukaan tomat atau sayuran. Nah untuk kamu yang ingin memiliki kebun sayur di rumah maka ketahuilah bahwa kebun sayur impian kita itu sama sekali tidak memerlukan lahan besar. Bahkan kalau tidak punya lahan atau tanah pun, masih bisa diakali dengan menggunakan aneka wadah pot. Aneka pot ini bisa dibeli langsung ke toko perlengkapan berkebun, bahannya bisa dari plastik, tanah liat, semen dan lainnya. Namun sebenarnya kita juga bisa memanfaatkan aneka wadah di rumah yang ...
Mengatasi Adenium Busuk Akar ala Amatiran
Gardening

Mengatasi Adenium Busuk Akar ala Amatiran

Adenium itu tanaman yang biasa hidup susah di tempat yang kurang air. Sehingga mereka mengembangkan bentuk akar berbonggol dan juga batang yang efektif untuk menyimpan air. Jenis tanaman seperti ini biasa disebut sukulen. Lengkapnya soal Adenium bisa dibaca langsung di Wikipedia. Nah pada suatu masa di musim hujan, dimana air dicurahkan setiap hari dari langit, saya pun tidak teringat dengan ke-sukulen-an Adenium yang ada di taman saya. Saya hanya disibukkan dengan nasib tanaman sayur-sayuran saya yang harus diselamatkan dari tumpahan air yang seringkali tak hanya menggenangi wadah tapi juga merusak dan menghancurkan bibit yang baru tumbuh. Sampai akhirnya musim hujan berganti musim kemarau, dan saya mulai duduk di taman untuk melakukan pruning Adenium saya. Ketika itu saya menda...