Cara Menghemat Air Saat Mencuci Baju

Ilustrasi Air | Img:freeimages.com
Artikel ini bagian 1 dari 5 dalam serial Hemat Air

baju adalah pekerjaan rumah tangga sehari-hari yang kita lakukan. Untuk mencuci baju, kita biasanya akan melakukan beberapa tahapan, mulai dari pemilahan jenis dan warna pakaian, merendam, mencuci, dan terakhir membilasnya. Bagaimana cara kita untuk menghemat air saat mencuci baju?

Sebab, semua tahapan proses baju ini seringkali menghabiskan air. Namun jangan khawatir, ada beberapa tips yang bisa kita lakukan untuk mencuci baju lebih cepat, lebih bersih, dan yang terpenting menghemat air.

Pertama, Sebelum mencuci, pisahkan baju berdasarkan tingkat kekotorannya.
Pemisahan ini dilakukan agar baju yang lebih bersih tidak terkontaminasi kotoran lain yang malah menyebabkan dia ikut bertambah kotor. Sebagai contoh, jangan menggabung pakaian yang terkena lumpur atau kain pel dengan baju-baju yang dipakai sehari-hari, karena baju yang tadinya bersih dan tidak membutuhkan perlakuan khusus malah terkena kotoran dari baju kotor yang misalnya harus direndam terlebih dahulu.

Kedua, Rendam cucian dengan air secukupnya berdasarkan jenis kelompok pakaian tadi. Dalam merendam, sebaiknya pisahkan pakaian berwarna dengan yang netral untuk menghindari luntur. Diamkan 15-30 menit berdasarkan derajat kekotoran pakaian.

Ketiga, Jangan merendam kaos, celana, baju dan pakaian yang disablon di dalam larutan terlalu lama atau lebih dari satu jam agar dia tidak rusak.

Keempat, Mulailah membersihkan pakaian di tempat yang biasa terdapat daki, misalnya di kerah leher, ujung lengan atau wilayah saku.

Kelima, Bila tanpa mesin cuci, mulailah mencuci dari baju yang lebih bersih, baru kemudian mencuci baju yang lebih kotor. Hal ini agar air yang masih bisa dipakai dapat digunakan kembali.

Keenam, Saat baju di mesin, masukkan baju sampai jumlah maksimal kapasitasn mesin cuci. Jangan pula melebihi jumlah kapasitas maksimal mesin ya, sebab bisa menyebabkan mesin cuci cepat rusak.

Ketujuh, Saat membilas baju, masukkan air ke dalam bak berisi air bersih dan buka lembaran kain baju agar semua sisa larut di air bilasan.

Sebagai tambahan, air sisa baju bisa digunakan untuk mencuci kamar mandi dan seluruh WC.

Kedelapan, Saat mencuci, perhatikan label di pakaian. Label pakaian biasanya terdapat di leher atau bagian pinggang yang berisikan petunjuk pencucian pakaian tersebut. Disana biasanya memuat infromasi tentang suhu air, zat kimia untuk mencuci, cara menyetrika, dsb. Pelajari bahan-bahan pakaian dan cara pencuciannya agar tidak salah metode saat mencuci.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat mulai mencuci,
1. Menyikat pakaian secara perlahan saja, gunakan sikat lembut agar pakaian tidak cepat rusak.
2. Hindari aktivitas membersihkan dengan cara ’membanting’ pakaian, sebab hanya membuat pakaian cepat rusak, melar, sobek, atau tidak berumur panjang.

Selamat mencoba 🙂

Artikel dalam Serial ini: 9 Cara Menghemat Air di Rumah

Cek Yang Ini:

You Might Also Like

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.