Tips Memilih Pinjaman Tanpa Agunan di Bank

Anda mungkin pernah mengalami seperti saya, ditelpon oleh beberapa sales Bank yang menawarkan pinjaman tanpa agunan dengan bunga yang sangat rendah. Kalau memang sedang membutuhkan pinjaman, tentunya penawaran ini sangat menarik. Cuma kita mesti berhati-hati karena kerap kali kita lupa saat kita mendapatkan dari pinjaman tanpa agunan Bank, sebenarnya kita sedang melibatkan diri pada komitmen pembayaran hutang yang bisa jadi akan menyulitkan kita di kemudian hari.

Baiklah, anggap saja kita memang sedang membutuhkan pinjaman ini untuk suatu kebutuhan. Lalu bagaimana caranya memilih aneka penawaran pinjaman dari berbagai Bank ini yang terbaik untuk kita?

Sebelum memilih pinjaman dari bank mana, coba kita evaluasi dulu kebutuhan dan kondisi kita:

Cara Mengevaluasi Pribadi

1. Memastikan Kondisi Saat ini.

Mungkin ini terasa agak merepotkan, tapi membuat detail pengeluaran kita per bulan adalah kebiasaan yang sangat penting. Saat kita hendak meminjam ke Bank, artinya kita akan menciptakan pos pengeluaran baru. Oleh karena itu penting buat kita melakukan evaluasi pos-pos pengeluaran yang sudah ada.

Tips Lainnya :   Investasi dan Cara Menabung Emas Serta Keuntungannya

Cara sederhananya adalah dengan menuliskan jumlah pendapatan kita per bulan, lalu mulai menuliskan semua pengeluaran kita. Pisahkan antara pengeluaran rutin yang wajib dibayar penuh dan tidak boleh terlambat, seperti bayar listrik/token listrik, bayar sekolah, bayar cicilan rumah, bayar cicilan kendaraan, bayar air bila menggunakan air PDAM, dst. Dan masukkan juga pengeluaran wajib lainnya seperti belanja bahan makanan, beli bahan bakar. Setelah itu masukkan lagi pengeluaran lain yang tidak rutin, misalnya jajan makanan online, beli skin care, beli baju dlsb.

2. Analisa Pengeluaran Anda.

Setelah mencatat semua pengeluaran seperti langkah di atas, lalu bagi pos pengeluaran antara kewajiban, kebutuhan dan keinginan. Pembagian ini untuk melihat pos pengeluaran mana yang tidak bisa ditawar, mana yang bisa dihemat dan mana yang bisa dihilangkan sama sekali.

Pos Kewajiban misalnya sekolah anak yang tidak mungkin ditawar lagi jumlahnya tiap bulan dan iuran kompleks (satpam, kebersihan, dll). Pos Kebutuhan misalnya belanja sembako bulanan, listrik, transportasi kerja, telekomunikasi, dll. Pos Keinginan misalnya biaya makan di luar rumah, rekreasi dll.

Tips Lainnya :   Menghindari Biaya Roaming

3. Batasi Pinjaman Sesuai Kemampuan Anda Membayar.

Setelah Anda mengetahui sisa Anda tiap bulan dari hasil Analisa Pengeluaran di atas, Anda sudah bisa mematok berapa cicilan perbulan yang bisa Anda bayar untuk pinjaman tersebut. Bank sendiri biasanya punya patokan batas cicilan yang bisa Anda ajukan hanya 1/3 dari total pendapatan Anda. Ini penting supaya tidak besar pasak dari tiang, yang bisa menyebabkan Anda merasa berat dalam membayar cicilan tersebut.

4. Libatkan keluarga.

Bila jumlah yang ingin Anda pinjam cukup besar, sebaiknya jangan membuat keputusan sendiri. Biar bagaimana pun urusan adalah urusan yang penting untuk keluarga. Mintalah pendapat dan masukan dari keluarga Anda, mungkin suami, istri, kakak atau orangtua. Mungkin mereka memiliki solusi yang lebih baik, atau bisa merekomendasikan Bank mana yang sebaiknya dipilih.

Jangan Sampai Besar Pasak Dari Tiang

Aturan utama dalam mengatur adalah jangan sampai besar pasak dari tiang, yaitu lebih besar pengeluaran dari pemasukan. Tiap kali Anda melihat Pengeluaran selalu lebih besar daripada Pendapatan, maka ada dua cara yang bisa dilakukan:

Tips Lainnya :   Cara Mengelola Gaji

1. Tambah sumber pendapatan.

Bila Anda tidak ingin menghilangkan pengeluaran apapun yang sudah rutin dikeluarkan tiap bulan, berarti Anda harus mengusahakan penambahan sumber pendapatan.

2. Hilangkan pengeluaran tidak penting.

Bila Anda tidak bisa menambah sumber pendapatan dalam waktu cepat, maka dengan sangat terpaksa Anda harus bisa menghilangkan pengeluaran yang masih bisa ditunda atau malah tidak dipenuhi sama sekali.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.