Tips Merawat Dispenser Air Minum

Anda yang biasanya secara teratur mengonsumsi air minum kemasan dalam galon biasanya memiliki water dispenser (dispenser air) untuk memudahkan Anda mengambil air minum.

Dispenser air yang anda miliki mungkin hanya berupa wadah keramik dengan keran atau dispenser listrik yang canggih dengan kemampuan menyediakan air panas dan air dingin.

Untuk dispenser dari wadah keramik, Anda hanya harus membiasakan diri untuk membersihkan wadah dan kerannya secara teratur agar tidak berlumut.

Sementara untuk dispenser listrik, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan agar dispenser anda awet. Perawatan dispenser air minum dengan listrik dimulai bahkan sejak dari pertama kali dispenser yang Anda beli tiba di rumah dan mulai dioperasikan

Setibanya dispenser air minum Anda di rumah, jangan langsung mengoperasikan dispenser, paling tidak selama dua sampai empat jam pertama karena oli yang ada di dalam kompresor kemungkinan belum stabil akibat guncangan saat di perjalanan dari toko ke rumah.

Jika anda ingin memindahkan dispenser, bawalah dispenser dalam posisi tegak. Jangan membawa dispenser dalam posisi miring apalagi sampai ditidurkan. Kemiringan dispenser yang bisa ditolerir hanya sebesar 45 derajat. Jika melebihi kemiringan ini maka oli yang berada dalam kompresor akan naik dan mengakibatkan air yang keluar menjadi tidak dingin.

Hindarkan dispenser dari sengatan panas matahari langsung agar tidak mempengaruhi kualitas air minum di dalam galon, selain itu suhu yang panas akan mempengaruhi kinerja mesin dispenser Anda.

Apabila air tinggal sebatas leher galon, segera matikan aliran listriknya agar terhindar dari bahaya korsleting. Sebaiknya habiskan air dalam dispenser segera dan ganti dengan galon baru.

Jika anda ingin membersihkan bagian dalam dispenser, campurkan cuka masak ke dalam sisa air yang masih ada, diamkan sejenak lalu keluarkan air bercampur cuka melalui keran dispenser. Untuk menghilangkan aroma cuka, masukkan lagi air bersih ke dalam wadah dispenser lalu keluarkan lagi melalui keran. Setelah anda memastikan tidak ada lagi aroma cuka, maka galon baru sudah bisa dipasang kembali.

Artikel dalam Serial ini: Mengawetkan Sapu JeramiTips Merawat Blender agar Awet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *