11 Cara Merawat Flashdisk

Flashdisk | img:freeimages.com
Flashdisk | img:freeimages.com

Keberadaan flashdisk atau memory stick saat ini sangat kita butuhkan. Benda kecil ini memang sangat memudahkan kita untuk menyimpan dan membawa data digital yang kita butuhkan kemanapun kita pergi. Hanya saja, Anda harus berhati-hati dalam menyimpan flashdisk ini kalau tidak mau data di dalam flashdisk Anda mendadak lenyap atau tidak lagi terbaca oleh komputer.

Simak tips singkat berikut ini untuk menjaga dan merawat flashdisk kita.

1. Hindarkan flashdisk dari suhu panas secara langsung ataupun suhu dingin
Komponen flashdisk terdiri dari logam yang akan memuai jika kena panas, maka jangan meletakkan flashdisk dalam ruangan yang panas atau terkena sinar matahari langsung, juga jangan menaruh flashdisk di suhu yang terlalu dingin, misalnya di dalam kulkas.

2. Jangan terkena air
Karena air merupakan penghantar listrik, maka alat ini pun bisa korslet jika terkena air dan pasti rusak, kecuali model flashdisk dengan casing yang waterproof. Casing waterproof bisa melindungi flashdisk dari cipratan air.

3. Jauhkan dari medan magnet
Di dalam flashdisk terdiri dari chips yang mudah terpengaruh dengan sumber medan magnet. Oleh karena itu, jangan meletakkan flashdisk dekat dengan TV, Radio Tape, Active Speaker dan handphone yang menghasilkan gelombang radio dan magnet.

4. Hindari benturan yang keras
Walaupun pihak produsen bisa mengklaim flashdisk produknya anti shock (benturan), tetapi lebih baik menghindari benturan atau jatuh merupakan langkah antisipasi yang tepat.

5. Tutup selalu
Untuk melindungi dari debu dan kotoran, jika flashdisk sedang tidak digunakan, sebaiknya selalu ditutup. Debu atau kotoran dapat menyebabkan proses baca tulis sering gagal atau bahkan tidak terbaca sama sekali.

6. Lakukan prosedur eject atau stop atau remove hardware
Jangan asal mencabut flashdisk dari komputer, tetapi lakukan prosedur eject atau stop terlebih dahulu. Kalau tidak, selain bisa menyebabkan data corrupt (rusak) atau hilang, bisa memperpendek umur flashdisk atau bahkan rusak.

7. Jangan melakukan pengeditan data langsung di flashdisk
Usahakan file atau datanya dicopy ke komputer terlebih dulu, baru kemudian lakukan pengeditan di komputer. Setelah selesai, baru kemudian pindah (copy) ke flashdisk. Pengeditan data langsung di flashdisk bisa menyebabkan umurnya lebih pendek.

8. Jika ada waktu defrag flash disk anda
Cara ini agar struktur data di dalam flash disk bisa diatur yang membuat kinerja flashdisk bisa lebih optimal.

9. Jangan terlalu sering format flash disk
Tindakan ini dapat menyebabkan flashdisk cepat rusak dan mengurangi jumlah batasan hapus tulis. Jika ingin manage flash disk, pilihlah cluster terbesar agar kerja flashdisk tidak berat.

10. Kurangi sedapat mungkin proses hapus tulis
Dengan meminimalisasi proses hapus tulis, kita dapat membuat flashdisk lebih awet. Perlu diingat, usia flashdisk kira-kira 10.000 sd 100.000 proses hapus tulis.

11. Lakukan scan virus
Yang tak kalah pentingnya adalah selalu lakukan scan virus, sebelum isi flashdisk dibuka atau dicopy ke komputer. Tentunya dengan antivirus yg terupdate secara berkala. Hal ini untuk mencegah komputer tertular dari flashdisk yang mungkin saja terinfeksi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *