Tips Merawat Blender agar Awet

bumbu-kering
Penggunaan tak hanya untuk membuat jus buah dan smoothie. juga bisa digunakan untuk menghaluskan bumbu dan bahkan untuk memeras santan. Untuk keperluan itu, beberapa sudah dilengkapi dengan saringan yang ditempatkan di dalam wadah/tabungnya untuk keperluan memeras santan ataupun memisahkan air jus dari ampas buah.

Mengingat bahan yang dihancurkan beragam, mulai dari buah, kelapa dan bumbu yang beraroma kuat, penting diketahui cara merawat blender yang benar agar awet dipakai dan tidak berbau. Berikut adalah tips singkat yang perlu kita ketahui dalam blender yang kita miliki:

1. Pilihlah blender dengan tombol pengatur kecepatan, wadah/tabung yang tembus pandang dan tidak mudah pecah. Wadah terbuat dari plastik memang lebih ringan, namun lebih mudah muncul baret-baret halus yang bisa menyimpan lemak dan aroma bahan yang diblender. Wadah dari kaca terasa lebih berat dan mudah pecah, tetapi wadah dari kaca lebih aman dan tidak mudah tergores.

2. Apabila Anda bermaksud untuk untuk menghaluskan bahan biji-bijian atau bumbu kering, pastikan memilih blender yang ada tabung grindernya. Tabung grinder ukurannya lebih kecil dari tabung blender dan mempunyai mata pisau yang kuat untuk menghaluskan bumbu kering.

3. Sebaiknya jangan mengisi tabung blender ataupun grinder lebih dari setengah kapasitas wadah. Karena bila tabung diisi melebihi setengah kapasitas akan membuat motor pemutar pisau blender bekerja keras. Akibatnya akan timbul panas pada mesin yang menimbulkan kerusakan pada motor blender. Khusus untuk blender, jika bahan sulit untuk menjadi halus, tambahkan sedikit air atau minyak (tergantung kebutuhan pada resep) supaya bahan makanan/bumbu segar mudah hancur.

4. Jangan menyalakan blender terlalu lama. Perhatikan instruksi masing-masing pada buku manual blender. Umumnya blender bisa dinyalakan mulai dari 10 menit – 30 menit tergantung merek blender. Bila Blender dibiarkan menyala terus-menerus melebihi aturan yang ditentukan di buku manualnya, mesinnya akan cepat panas dan menyebabkan blender cepat rusak. Sebaiknya potong-potong bahan makanan yang hendak dihaluskan agar proses penghalusan tidak terlalu lama.

5. Segera cuci bersih blender setelah digunakan, jangan mendiamkan tabung blender yang kotor terlalu lama. Caranya, kosongkan tabung blender, lalu isi dengan air hingga seperempatnya. Tekan tombol blender hingga air menyapu bersih bagian dasar dan pisaunya, lalu bilas di bawah air mengalir dengan sabun hingga bersih. Jangan mencuci bagian blender yang ada kabel listriknya karena akan membuat korsleting dan blender akan rusak. Cukup dibersihkan dengan cara di-lap dengan kain bersih.

6. Untuk menghindari bau pada tabung blender, masukkan potongan jeruk nipis dan air secukupnya lalu nyalakan motornya, kemudian bilas dengan air bersih. Cara lain, masukkan potongan roti tawar ke dalam wadah blender, proses sebentar dengan menyalakan blender dan hancurkan roti tersebut hingga roti menyerap bau di wadah blender. Lalu bilas dengan air hingga bersih dan keringkan dengan lap.

7. Keringkan blender dengan lap bersih hingga benar-benar kering supaya mata pisaunya tidak cepat berkarat dan simpan blender dengan tutupnya di tempat yang kering.

8. Untuk menjaga agar mata pisau blender (grinder) tetap tajam, masukkan garam sekitar 2 sendok makan pada blender tersebut, lalu nyalakan blender selama beberapa saat. Lakukan hal ini secara rutin setiap bulan sekali agar mata pisau blender anda tetap tajam.

9. Blender biasanya dilengkapi dengan tombol Pulse yang gunanya untuk membantu menghancurkan bahan-bahan keras terlebih dahulu sebelum mulai dihaluskan.

img:freeimages.com

Tips ini sudah dibaca 7340 kali

Artikel dalam Serial ini: Tips Merawat Dispenser Air MinumCara Membersihkan Microwave

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.