Cara Mengelola Gaji

Ilustrasi Uang |freeimagescom
Ilustrasi |img:freeimages.com

Tahukah Anda bahwa mengatur pemasukan atau gaji agar tidak cepat habis sebelum waktunya sangatlah simpel. Salah satunya, Anda bisa memisahkan uang di dalam amplop yang berbeda-beda. Dengan cara sederhana ini, Anda bisa mengontrol keuangan dengan baik, bahkan bisa menabung lebih banyak.

Selain itu, untuk menyiasati uang gaji anda tiap bulannya, Anda perlu mengatur kembali budget Anda. Budgeting (proses mengatur budget) harus dibiasakan untuk menghindari kerumitan uang yang berujung kehabisan uang, bahkan terlibat hutang.

Berikut lima tips yang bisa menjadi panduan Anda mengelola gaji bulanan.

Biasakan Membuat Anggaran (Budgeting)

Budgeting harus dimulai dengan data-data keuangan pribadi; mulai dari tabungan, gaji, hingga pengeluaran rutin maupun mendadak. Jika Anda merasa belum yakin akan nominal yang harus ditentukan, ada cara yang lebih simpel.

Kumpulkan semua bon, termasuk bukti transaksi sebulan atau dua bulan terakhir. Dari data ini, bisa dicermati apa yang menjadi pengeluaran harian, mingguan, hingga bulanan. Pisahkan mereka berdasarkan tingkat kebutuhan, mulai dari primer, sekunder hingga tersier. Teknik ini juga akan memperlihatkan tipe diri Anda dalam menghabiskan uang.

Kelola Tagihan Rutin

Teknik lainnya untuk mempermudah pengelolaan gaji adalah dengan mendaftarkan diri kepada layanan debit otomatis di bank. Tagihan bulanan seperti air, listrik, telepon, hingga asuransi bisa langsung terbayar sebelum Anda menghabiskan gaji untuk keperluan lain.

Sama halnya dengan memprioritaskan membayar daftar tagihan tersebut langsung setelah Anda menerima gaji. Pisahkan pengeluaran rutin seperti ongkos, biaya bensin dan sebagainya di amplop terpisah sesuai kalkulasi bulan lalu. Dengan demikian, gaji sudah dialokasikan kepada hal yang urgent sifatnya.

Bijak dengan Kartu Kredit

Penggunaan kartu kredit terbukti menjadi faktor utama yang mengganggu rencana budgeting yang telah dibuat. Dengan banyaknya promo dan kemudahan, orang cenderung menggunakan kartu kredit untuk membayar. Simpelnya, tinggalkan saja kartu kredit di rumah jika sadar Anda hobi menggesek kartu plastik tersebut. Ubah prioritas penggunaan kartu kredit untuk keperluan yang mendadak seperti rumah sakit.

Pemangkasan Pengeluaran

Setelah mencermati pengeluaran Anda, pikirkan kembali hal apa yang bisa dipangkas karena sifatnya yang tidak terlalu penting. Misalnya, jika Anda jarang ada di rumah, Anda mungkin bisa berhenti langganan TV kabel. Atau jika terbiasa makan di restoran, Anda bisa mulai makan di rumah. Memangkas pengeluaran ekstra yang tidak perlu, akan memberikan Anda uang lebih untuk membayar tagihan utama atau tabungan ekstra.

Menyisihkan Uang

Teknik lainnya untuk memiliki uang ekstra selain memangkas keperluan yang tidak perlu adalah menyisihkan uang untuk keperluan tak terduga. Hal ini mencakup keperluan rumah, makanan, transportasi, hingga kesehatan. Anggaplah sebulan Anda menghabiskan Rp 1 juta untuk makanan, masukkanlah nominal Rp 1,5 juta dibudget Anda.

Dengan demikian Anda memiliki sisa budget Rp 500 ribu jika ada keperluan mendadak seperti menyajikan makanan untuk tamu yang datang ke rumah. Bila tidak terpakai, Anda bisa mengalokasikannya ke hal tak terduga lain, seperti servis kendaraan atau perbaikan atap rumah yang bocor. Pengeluaran seperti ini akan terasa ringan jika Anda memang sudah mempersiapkan diri dari jauh hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *