Tips Memilih Pinjaman di Bank

Meminjam uang di Bank
Ilustrasi: Meminjam | Img:freeimages.com

Anda mungkin pernah mengalami seperti saya, ditelpon oleh beberapa sales Bank yang menawarkan pinjaman tanpa agunan dengan bunga yang sangat rendah. Kalau memang sedang membutuhkan pinjaman, tentunya penawaran ini sangat menarik. Tapi bagaimana caranya kita memilih aneka penawaran pinjaman dari berbagai Bank ini?

Sebelum memilih pinjaman dari bank mana, coba kita evaluasi dulu kebutuhan dan kondisi keuangan kita:

1. Memastikan Kondisi Keuangan Saat ini.
Mungkin ini terasa agak merepotkan, tapi membuat detail pengeluaran kita per bulan adalah kebiasaan yang sangat penting. Saat kita hendak meminjam uang ke Bank, artinya kita akan menciptakan pos pengeluaran baru. Oleh karena itu penting buat kita melakukan evaluasi pos-pos pengeluaran yang sudah ada.

2. Analisa Pengeluaran Anda.
Bagi pos pengeluaran Anda antara kewajiban, kebutuhan dan keinginan. Pembagian ini untuk melihat pos pengeluaran mana yang tidak bisa ditawar, mana yang bisa dihemat dan mana yang bisa dihilangkan. Pos Kewajiban misalnya uang sekolah anak yang tidak mungkin Anda tawar lagi jumlahnya tiap bulan dan iuran kompleks (satpam, kebersihan, dll). Pos Kebutuhan misalnya belanja sembako bulanan, listrik, transportasi kerja, telekomunikasi, dll. Pos Keinginan misalnya biaya makan di luar rumah, rekreasi dll.

3. Batasi Pinjaman Sesuai Kemampuan Anda Membayar.
Setelah Anda mengetahui sisa uang Anda tiap bulan dari hasil Analisa Pengeluaran di atas, Anda sudah bisa mematok berapa cicilan perbulan yang bisa Anda bayar untuk pinjaman tersebut. Bank sendiri biasanya punya patokan batas cicilan yang bisa Anda ajukan hanya 1/3 dari total pendapatan Anda. Ini penting supaya tidak besar pasak dari tiang, yang bisa menyebabkan Anda merasa berat dalam membayar cicilan tersebut.

4. Libatkan keluarga.
Bila jumlah yang ingin Anda pinjam cukup besar, sebaiknya jangan membuat keputusan sendiri. Biar bagaimana pun urusan uang adalah urusan yang penting untuk keluarga. Mintalah pendapat dan masukan dari keluarga Anda, mungkin suami, istri, kakak atau orangtua. Mungkin mereka memiliki solusi yang lebih baik, atau bisa merekomendasikan Bank mana yang sebaiknya dipilih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *