Tips Membuat Kebun Organik di Rumah

Ilustrasi - Kebun Sayur Organik. Foto : freeimages.com
Ilustrasi – Kebun Sayur Organik. Foto : freeimages.com

Seiring dengan kesadaran masyarakat untuk mulai mengonsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan organik, tak heran kini para pun sudah mulai membuat mini di belakang rumah. Sebenarnya apa dan bagaimana itu?

Kebun organik sebenarnya mengarah kepada cara merawat kebun yang menghindari penggunaan bahan kimiawi baik sebagai maupun pembasmi tanaman (pestisida). Kesuksesan kebun organik bergantung pada penggunaan jenis tanaman yang tepat, kualitas tanah yang baik, dan lingkungan yang memungkinkan hewan memangsa tanaman yang merugikan secara alami.

Sebagian besar pekebun organik mengusir serangga dengan menggunakan semprotan air yang cukup kencang, menghalau hama dengan cara menutup tanaman menggunakan kain atau pagar, serta mencabut dengan tangannya daripada menggunakan herbisida atau pun pestisida.

Cara lain untuk menjadikan kebun bebas hama adalah dengan mengumpulkan dan membuang daun-daun yang jatuh dan layu atau terkena penyakit jamur.

Selain pencegahan hama, mendaur ulang nutrisi tanah dengan membuat kompos juga merupakan langkah penting dalam merawat kebun organik. Pupuk sintetis terkadang memiliki kandungan garam atau bahan lainnya yang dapat mematikan mikroorganisma penting di dalam tanah. Sebaliknya kompos mampu untuk mengembalikan kandungan nutrisi dalam tanah yang diambil oleh akar tanaman.

Bila bahan-bahan kompos berubah bentuk menjadi remah-remah berwarna gelap, itu berarti kompos telah siap digunakan. Beberapa orang membuat “teh” kompos dengan merendam kompos yang sudah jadi di dalam air hangat, lalu menyaringnya untuk menghasilkan cairan penyubur. Cairan ini dapat digunakan untuk menyemprot bunga dan sayuran. Hal penting lainnya adalah memerhatikan kekuatan tanaman. Tanaman yang sehat tak perlu terlalu sering diberi pupuk.

Berkebun organik juga membutuhkan pemahaman akan pentingnya sumber daya alam, termasuk air dan tanah. Anda juga mungkin harus melakukan beberapa langkah konservasi, seperti menampung air hujan, mengurangi sampah yang dapat mencemari tanah dan memastikan hujan lebat tidak menyebabkan erosi di kebun organik Anda di rumah.

Selamat berkebun!

Tips ini sudah dibaca 4383 kali

Artikel dalam Serial ini: 9 Kiat Memilih Media Tanam (1)Kolam Bebas Nyamuk

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.