9 Cara Menghemat Air di Rumah

Ilustrasi Air | Img:freeimages.com
Ilustrasi Air | Img:freeimages.com

Air bersih adalah kebutuhan sehari-hari yang sangat penting untuk kita. Karenanya, kita sudah sewajarnya harus bisa menghemat air, sebab selain berkaitan dengan urusan keuangan, juga untuk persediaan air dimasa depan.

Yuk, kita simak beberapa tips berikut untuk menghemat penggunaan air di rumah.

1. Biasakan secara berkala, kita rutin mencek kondisi sambungan antara pipa air dan keran di setiap titik saluran air yang ada di dalam rumah.

2. Simpan air bekas cuci piring

Sebaiknya Anda menggunakan bak cuci piring ‘double sink’ karena ia lebih , sebab air keran tidak mengucur terus saat mencuci. Gunakan satu ember di salah satu bak dan buang air bekas cucian untuk menyiram tanaman atau WC.

3. Memasukkan botol air di tanki WC

Memasukkan botol kemasan yang diisi air dalam tanki WC merupakan salah satu cara paling efektif, mudah, dan murah untuk menggurangi pengunaan air saat flushing. Dalam 1 hari, kita membuang air sebanyak 2.5 botol galon air bersih hanya untuk membilas toilet. Dengan botol air, kita bisa menghemat antara 15-20 liter per hari.

4. Tidak mandi terlalu lama, tetapi cukup 5 menit

Dengan mandi selama 5 menit, kita hanya menghabiskan air bersih sekitar 30 liter saja, daripada menggunakan bathtub yang bisa menghabiskan air 60 liter.

5. Menutup keran saat menggosok gigi

Kadang karena capek, kita lupa mematikan keran saat sikat gigi. Tapi, membiarkan keran terbuka selama 1 menit sama dengan membuang 1 botol galon air bersih sehari.

6. Memasang keran ‘one touch

Dengan cara ini, air yang dihematkan pehari sekitar 85%.

7. Membuat lubang

Cara pembuatan lubang ini sangat mudah, yaitu buatlah lubang berdiameter 10 cm dihalaman Anda. Lubangnya kita isi dengan sampah organik. Saat hujan turun, lubang ini akan terisi air. Air tersebut akan meresap ke dalam tanah dan diikat sebagai sumber air tanah yang nantinya akan kita butuhkan sebagai suplai air bersih.

8. Memasang talang air

Dengan media penyalur air hujan ini, air hujan bisa kita salurkan ke bidang yang lebih rendah, misalnya ke selokan atau/dan ke sumur resapan.

9. Pilih toilet/wc dengan ‘dual flush

Sistem pembilasannya terdiri atas dua pilihan, sehingga kita bisa memilih sesuai kebutuhan.