6 Cara Alami Menghilangkan Bau Dapur

Ilustrasi : Dapur | freeimages.com
Ilustrasi : | img:freeimages.com

Bunda, agar ruangan dapur Anda terhindar dari tidak sedap, Anda harus membersihkan peralatan dapur secara rutin. Yuk, kita simak beberapa tips berikut.

1. Pastikan tidak ada kotoran yang terperangkap dan bisa menyumbat aliran air. Tuangkan beberapa sendok makan ke lubang wastafel secara berkala, diamkan selama 15 menit sebelum membilasnya dengan air. Setiap minggu, campurkan perasan jeruk dengan air hangat, lalu alirkan campuran itu ke lubang wastafel agar aromanya selalu segar.

2. Kosongkan dan Bersihkan Tempat Sampah Setiap Hari

Jangan biarkan sampah kering maupun organik menumpuk di tempat sampah dapur Anda. Kosongkan tong sampah setiap hari untuk mencegah sisa-sisa makanan menjadi busuk dan menimbulkan bau tak sedap keesokan harinya. Selalu cuci tempat sampah dengan deterjen dan keringkan setelah Anda membuang isinya. Atau Anda bisa membersihkan tempat sampah dengan campuran dan air hangat. Bisa juga dengan cairan desinfektan untuk membunuh bakteri. Setelah dibersihkan, keringkan tempat sampah di luar ruangan.

3. Bersihkan Sisa Yang Menempel

Minyak dan sisa makanan yang menempel pada kompor dan oven bisa membuat kotoran dan bakteri lebih mudah menempel, serta menjadi sumber bau. Untuk membersihkan kompor, gunakan campuran cuka dan air (dengan perbandingan 50:50), lalu lap permukaan dengan kain yang sudah dibasahi campuran tersebut. Lakukan pembersihan setiap kali Anda selesai memasak.

Jika Anda tidak menyukai bau cuka, Anda bisa menggantinya dengan pasta baking soda dan air hangat. Cara ini bisa menyingkirkan makanan yang terselip pada sela-sela kerangka kompor. Cukup oleskan pasta, biarkan mengering dan seka menggunakan lap yang sudah dibasahi air hangat.

4. Bersihkan Spons Pencuci Piring

Tanpa disadari, spons untuk mencuci piring justru bisa menjadi sarang kuman dan bakteri penyebab bau. Selain itu, kuman-kuman yang menetap di permukaan spons juga bisa menimbulkan berbagai penyakit bagi anggota keluarga Anda.

Karena itu, cuci spons dengan deterjen setiap dua hingga tiga hari sekali. Anda juga bisa menaruhnya dalam microwave selama beberapa menit, karena suhu yang tinggi bisa membunuh bakteri berbahaya. Lakukan hal yang sama pada handuk atau lap dapur. Untuk meminimalisir bau, gunakan spons berbahan selulosa yang memiliki banyak pori-pori. Setiap dua sampai tiga hari, cuci spons dan lap dalam mesin cuci.

5. Bersihkan Kulkas secara Berkala

Banyaknya bermacam bahan makanan di kulkas bisa menimbulkan bau kurang sedap pada dapur Anda. Oleh karena itu, bersihkanlah kulkas secara berkala, minimal satu minggu sekali. Anda bisa menggunakan campuran satu baskom air dan tiga sendok makan baking soda, lalu tempatkan dalam botol spray. Campuran ini berfungsi sebagai pembersih alami yang lebih aman dibandingkan deterjen.

Sebelum membersihkan kulkas, kosongkan seluruh isi kulkas, termasuk rak-rak. Semprotkan cairan baking soda bagian dalam dan luar kulkas, lalu seka dengan spons bersih. Bersihkan bagian freezer terlebih dulu, baru bagian bawah. Setelah kulkas bersih,masukkan satu kotak kecil berisi baking soda untuk menyerap bau makanan. Jangan lupa mengganti kotak baking soda tersebut setiap beberapa bulan sekali.

6. Keluarkan Makanan Lama dari Kulkas

Bersihkan kulkas Anda minimal seminggu sekali dengan menyortir makanan atau minuman yang sudah lama atau kadaluwarsa. Saat memasukkan kembali makanan ke dalam kulkas, perhatikan tanggal kadaluwarsa. Jangan menempatkan bumbu masakan atau bahan makanan yang baunya menyengat agar kulkas tidak menyebarkan bau di dapur. Segera singkirkan makanan yang sudah rusak atau basi dari dalam kulkas.

Bagaimana, mudah bukan? Selamat mencoba Bunda 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *