Cara Merawat Rumput di Musim Kemarau

Rumput
yang tumbuh segar | img:freeimages.com

Rumput yang hijau terawat sungguh sangat menyegarkan mata. Karena rumput itu terlihat seperti tanaman sederhana yang menutupi tanah, seringkali rumput itu terabaikan dalam proses perawatan taman. Padahal membuat rumput di halaman tetap tumbuh subur dan tampil memesona, tidak bisa hanya dengan membiarkan rumput tumbuh begitu saja tanpa memperhatikan hal-hal yang dibutuhkan oleh rumput.

Setelah ditanam, rumput juga butuh untuk diberi pupuk secara teratur dan jangan lupa juga untuk melakukan penyiangan . Bila tidak disiangi maka area tumbuh rumput malah nantinya akan tertutup oleh yang tumbuh subur. Bila sudah terlalu banyak, maka akan lebih sulit menyianginya.

Untuk kebutuhan pupuk, cukup dipupuk rutin sebanyak satu kali sebulan dengan pupuk NPK atau kompos. Bila anda memiliki rumput jepang yang halus, kebutuhan pupuknya lebih banyak daripada rumput gajah, yaitu sebanyak dua kali sebulan.

Rumput adalah tanaman yang membutuhkan sinar matahari langsung untuk pertumbuhannya. Bila rumput di halaman rumah anda terhalangi dari sinar matahari oleh atap, dinding atau pohon, bisa dipastikan rumput tidak bisa tumbuh subur.

Namun walaupun rumput sangat membutuhkan sinar matahari secara langsung, saat musim kemarau, rumput bisa mati kekeringan bila kekurangan air dan bila suhu terlalu terik sehingga menyebabkan penguapan air yang sangat cepat.

Untuk mengatasinya, selama musim kemarau siramlah rumput minimal 2 kali sehari yaitu pagi dan sore.

Hindari juga untuk memangkas rumput terlalu pendek selama musim kemarau ini. Sebaiknya sisakan panjang rumput 5 – 10 cm. Tujuannya agar tidak menyebabkan penguapan air berlebih dari dalam tanah, dengan demikian media tanam rumput di taman tidak kering, tetap lembab dan rumput tetap tampak rapi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *