8 Kiat Mengganti Pot Tanaman (Bag Pertama)

Ilustrasi Pot | Img:freeimages.com
Ilustrasi Pot | Img:freeimages.com

Bunda, istilah repotting mungkin masih asing ditelinga kita, meski tidak di telinga para pecinta tanaman. Repotting alias mengganti pot adalah urusan yang terkesan sepele, namun ternyata cukup punya peran dan menentukan pertumbuhan tanaman, bahkan tanaman kita akan terlihat lebih bagus.

Namun, sebagian orang masih merasa repot untuk melakukannya, padahal dengan langkah yang tepat kita bisa lakukan hal ini dengan sangat mudah dan cepat. Simak langkah-langkah berikut ini.

1. Masa Penggantian

Perlu di ingat bahwa tanaman wajib direpotting jika media tanamnya sudah terlalu lama, jenuh, atau terdekomposisi. Hal ini terlihat dengan media tanam terlihat hancur dan memadat.

Jika hal ini terjadi, tanaman umumnya akan berhenti tumbuh karena perakaran tak jalan atau bahkan mati. Saat ukuran tanaman yang sudah tak sesuai dengan pot, maka wajib dipindahkan sekaligus ganti pot. Akar tanaman sudah penuh dan tak bisa lagi tumbuh memanjang. Sebagai patokan waktu secara sederhana, kita lakukan repotting dua kali setahun.

2. Memilih Pot

Siapkan pot baru yang sesuai dengan ukuran tanaman. Tidak ada ukuran pasti berapa perbandingan ukuran pot dengan besar tanaman.

Catatan pentinganya adalah ada ruang yang cukup untuk pertumbuhan akar. Jenis pot apapun bisa dipakai, hanya kita pastikan bagian bawahnya ada lubang pembuangan air.

3. Memilih Media Tanam

Syarat utamanya adalah porus, namun media harus tetap mampu menyimpan air. Sesuaikan komposisi campuran media dengan karakter tanaman. Sebagai contoh, tanaman philo bisa menggunakan campuran coco chip dan akar pakis, namun alokasia dan keladi hias butuh media agak lembap, kita bisa memakai sekam bakar dan andam.

Jika Anda sering menyiram tanaman, pastikan media tanamnya cukup porus, sebaliknya jika agak malas menyiram ada baiknya pakai media yang lebih mampu menahan air.

Baca Juga 8 Kiat Mengganti Pot Tanaman (Bag Kedua)

4. Balikkan Pot

Kalau pot dan media sudah siap, pemindahan bisa dimulai. Cabut tanaman dengan jalan membalik pot dengan disangga tangan dan tarik pot lama sampai lepas. Jika media tanam dan akar masih bagus, tanaman bisa langsung ditanam dengan media lamanya.

Menarik bukan? Selamat bertanam Bunda 🙂

Artikel dalam Serial ini: Manfaat Taman Di Rumah (Bag Pertama)Manfaat Pupuk Ampas Kopi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *