Kiat Memaksimalkan Hasil Perasan Santan

Ilustrasi Kelapa | Img:freeimages.com
Ilustrasi | Img:freeimages.com

bisa jadi merupakan salah satu bahan favorit banyak masakan khas Asia, khususnya di Indonesia. Bagaimana tidak? Masyarakat di banyak daerah Sumatra misalnya, terkenal dengan masakannya yang kaya . Begitu juga dengan Nasi Uduk yang sudah menjadi ikon makanan khas Jakarta karena merupakan makanan khas dari Suku Betawie yang juga butuh sebagai salah satu bahan utama. Saat ini, kemasan instan sudah tersedia. Namun, saat kita membeli kelapa asli dan memeras sendiri, ternyata ada kiat khusus agar kita bisa memaksimalkan hasil perasan . Bagaimana caranya? Yuk, kita bahas lebih jauh.

Langkah apa saja yang harus kita lakukan agar bisa memaksimalkan hasil perasan santan? Ikuti langkah mudah berikut.

Langkah Pertama: Pilih kelapa yang tepat. Kelapa yang bagus tidak terlalu muda dan tidak terlalu tua, yaitu kelapa yang berusia sedang. Cara ideal untuk tahu adalah dengan mengguncangkan kelapa. Jika kita dengar ada bunyi kocokan air di dalamnya, maka berarti kelapa itu masih fresh. Jika tak terdengar bunyi apapun, kemungkinan besar kelapa sudah tua.

Cara lainnya adalah dengan melihat kondisi batok kelapanya. Diantara ciri kelapa yang telah tua batoknya berwarna coklat dan keras dan biasanya sabutnya telah menipis.

Langkah Kedua: Pilihlah kelapa yang batok kepalanya sedang dan bukan yang terlalu besar. Sebab, semakin besar kelapa, maka kandungan minyaknya akan semakin sedikit.

Langkah Ketiga: Pilih kelapa yang dagingnya tebal dan keras saat ditekan. Kondisi ini menandakan daging kelapa dalam kondisi bagus dan fresh untuk digunakan.

Langkah Keempat: Kupas semua kulit arinya agar hasil perasan santan putih bersih lalu parut.

Langkah Kelima: Campurkan parutan dengan air hangat dan diamkan 10 menit sebelum kita mulai memerasnya. Hasil perasan santan dijamin akan lebih banyak dan kental dibandingkan jika kita memerasnya dengan air dingin.

Baca juga Manfaat Air Kelapa

Sebagai catatan, saat kita ingin membuat santan yang kental, perbandingan banyak air yang digunakan adalah 1 kelapa untuk 1 liter air. Saat kita menggunakan air hangat, kekentalan santan akan lebih terasa lagi.

Bagaimana, mudah bukan? Selamat mencoba Bunda 🙂

Tips ini sudah dibaca 392 kali

Artikel dalam Serial ini: 3 Kiat Mengempukkan DagingMeminimalisir Rasa Pahit Pare

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.