Green House Mini dari Bahan Bekas

Artikel ini bagian 3 dari 3 dalam serial Reuse & Upcycles

green house mini
Mini dari Botol Bekas. Foto:Tipsrumah.com

Saat bibit sudah mulai berkecambah, tunas mungil dengan 3-5 helai daun bermunculan, saya pun mulai gelisah memikirkan mau dipindahkan kemana bibit yang sudah mulai berkembang ini. Kecepatan tumbuh bibit jauh lebih cepat dari pada kecepatan berkembang tanaman untuk mencapai masa panennya. Sementara karena saya melakukan pembibitan di bekas kotak telur, bibit yang sudah bertunas itu tidak bisa dibiarkan lama karena kotak telur itu akan melunak dan hancur.

Selain masalah wadah, masalah lain yang tak kalah bikin saya jengkel adalah serangan hewan-hewan kecil terhadap tunas-tunas yang masih muda ini. Hewan-hewan kecil itu memakan tunas yang baru tumbuh sehingga ludes total. Gimana saya gak jadinya geregetan??

Saya memang memiliki Kelambu Tanaman atau mini Green House seperti yang ada di tulisan saya : Berkebun Sayur di Lahan Sempit.

Akan tetapi karena tempatnya serba terbatas, di dalam kelambu tanaman itu sudah penuh dengan pot-pot berisikan sayur-sayuran yang menunggu masa panen sehingga saya tidak bisa menggunakan tempat itu untuk tanaman yang lain.

Dan akhirnya saya pun terpikir untuk menutupi tiap tunas yang saya tempatkan di pot dengan botol-botol plastik bekas. Dengan cara ini, saya bisa menempatkan pot berisi tunas di luar naungan tanpa terlalu kuatir dengan serangan hewan kecil atau bila tiba-tiba hujan deras turun.

Kehabisan botol bekas? Tidak kehabisan akal, saya tempatkan saja sekaligus kotak bekas telur berisi tunas-tunas muda itu dalam ember plastik dan saya tutup dengan plastik cling wrap seperti gambar di bawah ini.

Green House Mini dengan Plastik Cling Wrap

Keterbatasan memang membuat kita harus mencari akal 😀 Yang penting jangan menyerah dan tetap terus berkebun!

Tips ini sudah dibaca 10893 kali

Artikel dalam Serial ini: Manfaatkan Bahan Bekas untuk Berkebun