Cara Menyimpan Madu yang Benar

Madu di dalam stoples. Img:freeimages.com
di dalam stoples. Img:freeimages.com

Bila kita mengetahui cara menyimpan madu yang benar, madu akan bertahan lama. Karena sifat madu yang menyerap air di udara, sebaiknya madu tidak dibiarkan disimpan dalam wadah yang tidak tertutup rapat karena kadar air dalam madu akan meningkat dan menyebabkan penurunan kualitas madu.

Tempat madu yang disarankan adalah kemasan plastik yang food grade (lihat simbol sendok garpu di bagian bawah kemasan) atau kemasan berbahan gelas. Sebaiknya jangan menyimpan madu di dalam kemasan berbahan logam karena dapat memicu adanya reaksi kimia antara madu dan logam. Bahkan untuk menyendok madu juga sebaiknya menggunakan sendok berbahan non logam, seperti plastik atau kayu agar tidak ada reaksi kimia yang terjadi.

Madu di dalam kemasan botol atau stoples sebaiknya disimpan di tempat yang gelap (tidak terkena sinar matahari langsung) dengan suhu udara yang sejuk atau tidak panas. Bila disimpan dengan cara seperti ini, daya tahan madu bisa bertahun-tahun.

Madu sebenarnya tidak perlu disimpan di dalam bila sudah disimpan dengan cara seperti tertulis diatas. Namun untuk mempertahankan kualitasnya, bisa saja madu disimpan di dalam untuk menghindarkan organisme atau proses lainnya yang bisa mengurangi kualitas madu. Namun menyimpan madu dalam dapat menyebabkan madu mengristal.

Bila madu terlihat mengristal (tampak ada butiran-butirannya), segera buka tutup kemasannya lalu letakkan botol madu dalam panci berisi air mendidih hingga madu mencair kembali. Kualitas madu tidak berkurang dengan cara seperti ini.

Selain itu madu juga sangat mudah menyerap bau-bauan, karena itu jauhkan madu dari bahan-bahan yang mengeluarkan bau tajam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *