Cara Mencegah Penularan Penyakit Hewan Peliharaan

Ilustrasi - Anak Anjing. Img: freeimages.com
Ilustrasi – Anak . Img: freeimages.com

Memiliki di rumah artinya Anda harus belajar memahami gejala-gejala yang ditunjukkan oleh Anda. Anda harus tahu kapan bisa menangani sendiri hewan kesayangan Anda yang sedang sakit dan kapan harus segera membawanya ke dokter hewan terdekat.

Pertama-tama kita harus mengetahui terlebih dahulu penyakit apa yang diderita oleh hewan peliharaan, karena tidak semua penyakit menular. Misalnya penyakit eksim, penyakit ini tidak menular sehingga hewan tidak perlu dikarantina. Namun yang terpenting adalah mencari tahu penyebab penyakit pada hewan, agar dapat dicarikan solusi tepat untuk mengobati dan mencegah penularan terhadap hewan lain.

Contohnya adalah penyakit yang disebabkan oleh amuba, yang kebanyakan berasal dari air yang tercemar. Air tersebut bisa saja dikonsumsi oleh hewan peliharaan Anda yang lain, sehingga mereka tetap sakit walaupun hewan yang pertama yang sakit sudah dikarantina. Untuk itu penting sekali berkonsultasi dengan dokter hewan langganan Anda untuk menentukan jalan keluar yang terbaik.

Selain mengobati, tentu langkah pencegahan penyakit selalu lebih baik. Biasakan memberi obat cacing atau obat kutu secara rutin pada waktu yang bersamaan pada semua hewan peliharaan Anda agar tidak saling menulari satu sama lain.

Menurut drh. Siti Zaenab dari klinik hewan My Vets, cara lain untuk mencegah penyakit adalah dengan memberikan vaksinasi mulai usia 7 minggu. Contoh vaksin yang umum diberikan di awal untuk anjing atau adalah vaksinasi Parvovirus, distemper, hepatitis, dan leptospira. Pada usia 3,5 – 4 bulan diberikan vaksin rabies. Setelah itu anjing perlu divaksinasi secara rutin setahun sekali.

Tips ini sudah dibaca 2281 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.