Cara Memilih Tomat

Ilustrasi:freeimages.com
segar yang dijual di pasar sebenarnya terdiri dari beberapa bentuk. Ada yang bulat lonjong yang biasa disebut gondol dan ada juga yang bentuknya bulat gendut. Jenis yang lonjong biasanya memiliki lebih sedikit air tetapi dagingnya lebih tebal. Sedangkan jenis yang bulat gendut lebih banyak air dan bijinya.

Selain bentuk, kita juga bisa menemukan tomat dengan dua warna, yakni warna merah dan hijau. Perbedaan warna ini menunjukan kandungan vitaminnya. Tomat yang baik dikonsumsi adalah tomat merah. Tomat berwarna merah mengandung vitamin C dan vitamin A lima kali lebih banyak dibandingkan dengan tomat hijau. Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya.

Berikut adalah tips praktis memilih tomat:

1. Apabila tomat tidak segera dikonsumsi, pilihlah tomat yang belum begitu merah agar lebih tahan disimpan, kecuali bila tomat akan segera dimasak. Bila ingin langsung dikonsumsi, pilihlah tomat yang masak pohon dengan warna merah mengilap merata dari ujung tangkai hingga ujung buahnya.

2. Pilihlah tomat yang beratnya sesuai dengan ukuran besarnya. Tomat seperti itu mengandung banyak air. Jangan memilih tomat yang terasa ringan saat dipegang, karena tomat tersebut sudah kehilangan kandungan airnya dan biasanya sudah tidak segar lagi.

3. Pilih tomat yang permukaan kulitnya halus dan kencang, tidak berlekuk-lekuk, atau retak. Pilih tomat yang selain berwarna merah, juga terasa segar dan padat di tangan.

4. Jangan memilih tomat yang bonyok, tergores maupun kulitnya rusak karena tomatnya sudah pasti dalam kondisi yang tidak baik lagi.

Tips ini sudah dibaca 3823 kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.